Kelemahan Penggunaan Simulasi KPR

Apabila Anda ingin membeli rumah, tentu Anda memiliki banyak cara untuk pembayarannya. Salah satu yang biasa digunakan oleh banyak orang adalah pembayaran melalui KPR. Dengan KPR maka Anda akan terbantu dengan hanya membayarkan cicilan di tiap bulannya. Selain itu, Bank saat ini juga telah menyediakan fasilitas simulasi KPR yang dapat memudahkan Anda untuk mengetahui berapa cicilan yang akan dibayarkan nantinya agar lebih praktis. Meskipun simulasi KPR memberikan banyak manfaat, ada beberapa kelemahan dari penggunaan simulasi KPR. Apa saja kelemahan tersebut? Artikel berikut akan mengulas seputar kelemahan pada penggunaan simulasi KPR yang disediakan oleh bank.

Tidak mencantumkan biaya Notaris hingga pengantian Sertifikat

Dalam proses jual beli rumah, Anda tidak hanya akan membayar harga properti tersebut melainkan juga biaya lain-lain seperti notaris hingga pergantian sertifikat. Biaya tersebut terkadang justru lebih besar dibandingkan down payment yang Anda bayarkan kepada pihak bank. Sayangnya, hingga saat ini simulasi KPR yang disediakan oleh bank dan beberapa website lainnya tidak mencantumkan biaya notaris dan penggantian sertifikat. Padahal, biaya ini bisa membengkak dan membebani calon debitur dibandingkan cicilan setiap bulannya.

Tidak dapat memberikan gambaran bunga floating

Setiap bank memiliki peraturan soal bunga yang berbeda-beda. Beberapa bank menerapkan bunga yang flat setiap tahunnya sementara beberapa bank menerapkan bunga floating yang dapat berubah-ubah mengikuti kondisi ekonomi dan kebijakan bank tersebut. Sayangnya hingga saat ini, simulasi KPR hanya menyediakan simulasi untuk bunga flat setiap tahunnya. Padahal, beberapa bank menerapkan bunga floating untuk program KPR yang dimilikinya. Hal inilah yang terkadang membuat anggapan di masyarakat bahwa simulasi KPR tidak dapat dijadikan acuan untuk pembayaran KPR di tiap bulannya.

Tidak memasukkan biaya denda yang bisa saja diterapkan

Hal lain yang menjadi kelemahan dari simulasi KPR adalah tidak adanya biaya denda yang bisa saja diberikan pihak bank kepada debiturnya. Meskipun denda merupakan hal yang sangat dihindari, akan tetapi beberapa orang terkadang lalai untuk membayar cicilan setiap bulannya sehingga membuat bank menjatuhkan denda kepadanya. Sayangnya, simulasi KPR tidak mencantumkan berapa denda yang dikenakan oleh Bank apabila sang debitur lalai dalam membayar cicilan rumah setiap bulannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *