Apartemen Sewa Kurang Dilirik Pengembang di Surabaya

Apartemen Sewa Kurang Dilirik Pengembang di Surabaya

Telah banyaknya pengembang yang melakukan pembangunan apartemen di kota-kota besar di Indonesia membuktikan bahwa masyarakat tingkat kebutuhan apartemen baik strata titel maupun sewa bagi masyarakat sangatlah tinggi.

Namun, kendati pengembang sudah melakukan banyak pembangunan di Surabaya, nyatanya mereka masih lebih suka untuk membangun apartemen rata titel daripada apartemen sewa yang tampaknya kurang sedikit dicari oleh masyarakat Surabaya.

Pengembang-pengembang besar yang banyak juga membangun proyek di kota besar lain seperti Bandung, Jakarta, dan Medan juga telah membangun di Surabaya. Pengembang dengan nama besar seperti Sinarmas Land dan Ciputra diketahui memiliki proyek apartemen di kota yang terkenal dengan ikon hiu dan buayanya tersebut.

Sinarmas Land misalnya. Mereka datang ke Surabaya dan ikut membangun Klaska Residence. Klaska Residence tersebut rencananya akan mulai dibangun tahun 2016 ini dan akan memiliki unit yang jumlahnya mencapai angka 1.000 unit.

Sementara Ciputra mengembangkan dua apartemen. Cornell dan Denver Apartment sebagai bagian dari Universitas Ciputra Apartment.

Akan tetapi, proyek-proyek yang dibangun oleh pengembang bernama besar tersebut bukanlah proyek apartemen sewa. Melainkan apartemen strata titel yang diperuntukkan untuk dijual. Hhal ini diakibatkan karena Surabaya dianggap memiliki potensi daya beli yang cukup tinggi di banding dengan daerah lain.

Hingga bagian pertama tahun 2016, tambahan suplai dari apartemen satwa tidak mengalami peningkatan jumlah. Tidak Adana peluncuran apartemen sewa menjadikan jumlah unit apartemen sewa di Surabaya tetap berada di angka 773 unit.

Hal ini berbanding terbalik dengan apartemen strata titel. Nyatanya, jumlah apartemen strata titel di kota terbesar kedua di Indonesia ini bertambah sebanyak 2.872 unit pada semester I tahun 2016. Hal ini menjadikan angka apartemen yang diperuntukkan untuk dijual mencapai 26.463 unit apartemen.

Jumlah apartemen sewa baru akan tumbuh dan bertambah pada tahun 2017. Di tahun tersebut diharapkan Citadines Marvell Surabaya dan Oakwood Serviced Apartemen telah selesai pembangunannya sehingga dapat menyumbang sebanyak 432 unit apartemen sewa.

Citadines Marvell Apartment merupakan properti ketiga milik The Ascott Limited setelah Ascott Waterplace Surabaya dan Somerset Surabaya. Somerset telah beroperasi sejak 2001 sementara Waterplace beroperasi sejak 2015. Kedua apartemen ini membidik pasar wisatawan dan para pekerja karena lokasinya yang terletak dekat kawasan industri Rungkut di ria Ngagel.

Berbeda dengan Ascott, Oakwood merupakan pemain baru di Surabaya. Oakwood Serviced Apartment akan menjadi proyek pertama Oakwood Worldwide di ibu kota Jawa Timur tersebut. Namun, berbeda dengan Oakwood Premier di Jakarta, Oakwood Apartement akan memberikan unit dengan perlengkapan penuh namun dengan servis terbatas.

Keduanya akan berada di Surabaya bagian timur walau distribusi apartemen sewa justru paling banyak berada di Surabaya bagi barat yang mencapai angka 77 persen. Sementara di Surabaya timur, angka apartemen sewa hanya sebesar 9 persen, 10 persen di Surabaya pusat, dan sisanya di Surabaya selatan 4 persen.

Apartemen Sewa Kurang Dilirik Pengembang di Surabaya | admin | 4.5