Taman di Rumah Ternyata Bukan Pelengkap

Advertisement

Orang-orang kota sudah banyak yang meremehkan fungsi taman. Padahal sebenarnya keberadaannya bukan hanya sebagai pelengkap rumah saja. Seakan arsitek sengaja membuatnya daripada lahan kosong tidak berguna lalu dijuluki lahan sisa. Padahal untuk perumahan-perumahan di kota, para pembeli sudah mengeluarkan dana banyak untuk membeli property hunian yang bukan hanya layak ditempati, tapi juga nyaman.

Di taman pribadi, kita dapat mengembangkan makhluk hidup lain. Entah itu binatang peliharaan atau tanaman hias. Di sini jugalah tempat kita bisa bersantai bersama keluarga, selain di dalam ruang keluarga. Taman menjadi tempat di luar ruangan yang cocok untuk area bermain anak kecil yang sedang berada pada masa pertumbuhan. Tujuannya agar anak tidak bosan dikurung dalam rumah, namun tetap berada di pengawasan yang terjangkau orangtua.

taman

Idealnya, taman dibuat 70 : 30 atau 60 : 40. Dengan perbandingan seimbang ini, taman dapat menolong kita ketika musim panas datang. Banyak orang yang kurang menyadari fungsi taman dalam unsure desain eksterior berperan penting dalam pembentukan sumur resapan.

Kalau sudah mulai membahas keindahan desain eksterior rumah, kita dapat menatanya dengan sedikit pola menyesuaikan selera. Poinnya, jangan sampai di taman rumah kita nantinya banyak hama atau penyakit yang datang dari taman belakang rumah karena tanamannya jarang dirawat. Menyapu taman, memberantas rumput liar dan memotong bagian tanaman yang sudah tidak berguna dapat membantu mempercantik desain eksterior rumah.

Orang-orang kota pasti merindukan kedamaian sejuknya desa. Daripada menghabiskan waktu ke desa, lebih baik buat sendiri saja area hijau di rumah. Banyaknya oksigen juga akan membuat rumah kita terkesan damai dan dingin dibandingkan rumah tetangga. Jika anda merasa mengalami keterbatasan lahan, jangan khawatir. Sekarang ini sudah banyak cara penanaman di daerah perkotaan dengan lahan minim. Cara ini pun tidak akan merusak arsitektur bangunan inti.

Rumah dijual di jakarta yang semuanya terdiri dari bangunan sepenuhnya akan tampak lebih sesak, lebih panas dan ujungnya penghuni lebih menyukai berada di luar rumah daripada ‘ngadem’ di rumah sendiri. Jendela saja tidak akan cukup untuk membantu sirkulasi udara di sekitar rumah. Taman dengan beberapa tumbuhanlah yang akan menjalankan tugas menetralisir keadaan iklim dan cuaca dengan baik. Yang terpenting jaga agar pohon besar rimbunnya tidak menutupi rumah anda hingga memberi kesan gelap menakutkan.

Advertisement
Taman di Rumah Ternyata Bukan Pelengkap | admin | 4.5